sosial

Sejumlah Pilot Alami Pendaratan Darurat saat West Java Paragliding Championship 2026 di Sumedang

Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Sumedang — Ajang olahraga paralayang bertaraf internasional, West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026, yang berlangsung selama satu pekan di kawasan Bukit Batudua, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, resmi berakhir pada Minggu (20/9/2026).

Tercatat, sejumlah insiden pendaratan darurat pun mewarnai kompetisi yang diikuti 88 peserta dari 13 negara ini.

Beberapa pilot terpaksa mendarat di luar lokasi yang ditentukan. Ada yang menabrak bangunan saung di area persawahan, hingga tersangkut di atas pohon setinggi sekitar 25 meter di kawasan hutan sekitar take off Bukit Batudua.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang yang disiagakan selama event berlansung, melakukan evakuasi menggunakan teknik penyelamatan vertikal. Proses evakuasi sempat terkendala karena banyaknya pepohonan berduri di lokasi kejadian.

"Kita mendapat berita dari titik lepas landas, bahwa ada peserta yang mengalami pendaratan darurat di belakang area tersebut," ujar Lukman Hakim, Danton BPBD Sumedang.

Ia menambahkan, parasut tersebut sudah robek, karena pohon tempat mendaratnya berduri. Beruntung, tidak ada peserta yang mengalami luka yang serius selama perhelatan berlangsung.

Saat acara penutupan, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada warga yang telah membantu para peserta yang mengalami kesulitan saat mendarat.

"Alhamdulillah, acaranya berjalan dengan lancar. Terima kasih juga kepada warga yang turut serta membantu pilot yang nyasar ke sawah, nyangkut ke pohon. Itulah Sumedang kindness, kebaikan dari Sumedang tercinta," ujar Fajar.

West Java Paragliding Championship merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mewujudkan daerah tersebut sebagai destinasi wisata olahraga bertaraf internasional.

Tags

Terkini