TAHUEKSPRES, MAKKAH - Tak kurang dari 84 orang jemaah umroh asal Jawa Barat (Jabar) diantaranya ada yang dari Kabupaten Sumedang, dikabarkan masih tertahan di Makah, Arab Saudi, setelah jadwal kepulangan ke Indonesia yang direncanakan pada 1 Agustus 2026 belum terealisasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tahu Ekspres dari salah satu keluarganya yang berangkat umroh, bahwa rombongan tersebut berangkat ke Tanah Suci pada 23 Juli 2026 lalu. Namun, hingga jadwal kepulangan yang dijanjikan, para jemaah belum memperoleh tiket penerbangan kembali ke Indonesia.
"Salah satu keluarga saya bersama jamaah lainnya berangkat tanggal 23 Juli dan rencana kepulangan tanggal 1 Agustus 2026 tengah malam. Tapi ternyata jamaah semua hanya dibekali tiket kepergian saja," kata salah satu keluarga jamaah yang enggan disebutkan namanya kepada Tahu Ekspres melalui sambungan telephone, Minggu (2/8/2026).
Selain itu, ia menyebutkan rombongan sempat dipindahkan dari hotel tempat menginap sebelumnya di Makkah. Hingga kini, kepastian jadwal kepulangan mereka masih belum diperoleh.
Meski demikian, ia melanjutkan, bahwa pihak penyelenggara perjalanan umrah akan bertanggung jawab penuh terkait proses kepulangan jamaah. Hal itu tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Direktur penyelenggara perjalanan umroh asal Purwakarta yang berinisial MRR.
"Bahwa saya berjanji akan mengganti seluruh biaya tiket kepulangan jamaah dalam waktu 14 hari atau pada tanggal 16 Agustus 2026," katanya seperti pada surat pernyataan yang ditandatangani tanggal 2 Agustus 2026.
Meski demikian, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak penyelenggara.
Atas kejadian tersebut, keluarga jemaah umroh berharap kepada pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi para jemaah dan membantu proses penyelesaian persoalan tersebut agar mereka dapat segera kembali ke Tanah Air.
Hingga berita ini diterbitkan, Tahu Ekspres masih berupaya mengonfirmasi pihak penyelenggara perjalanan terkait informasi yang beredar mengenai keterlambatan kepulangan jemaah umrah tersebut. Apabila telah diperoleh keterangan resmi, berita ini akan diperbarui sesuai perkembangan informasi. (*)