sosial

Beras Bulog Capai 5,4 Juta Ton, Sewa Gudang Tambahan Jadi Bukti Nyata Swasembada Pangan

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Foto bersama usai monitoring dan evaluasi Dirut Bulog ke gudang Sumedang, Sabtu (01/08/2026). (Foto:dedis)

Sumedang — Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa swasembada pangan nasional telah terwujud secara berkelanjutan. Hal itu didasari melimpahnya stok beras cadangan pemerintah yang kini mencapai 5,4 juta ton, hingga Bulog harus menyewa gudang tambahan karena kapasitas penyimpanan sendiri sudah tidak memadai.

Pernyataan itu disampaikan Rizal saat melakukan pemantauan dan evaluasi di lokasi gudang sewa Kordon, Desa Rancakuyung, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/8/2026).

"Selamat sore rekan-rekan media. Alhamdulillah sore hari ini kita berada di pergudangan filial atau gudang sewa yang disewa oleh Bulog," ujar Rizal di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan seluruh beras yang disimpan merupakan hasil panen petani dalam negeri, tanpa ada campuran beras impor. Kualitasnya pun telah memenuhi standar cadangan pemerintah, yaitu kadar air di bawah 14 persen, tingkat beras pecah di bawah 25 persen, serta kandungan menir di bawah 2 persen.

Total stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai 5,4 juta ton — angka yang jauh melampaui kapasitas maksimal penyimpanan internal perseroan yang hanya mampu menampung 3 juta ton. Akibatnya, Bulog kini telah menyewa 6 gudang dari pihak swasta dengan total kapasitas sewa mencapai 3 juta ton.

Kebutuhan memperluas ruang simpan ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan Indonesia saat ini berada di jalur yang tepat.

"Nah sekarang stoknya Bulog ada lima koma empat juta ton dan kita sewa sudah tiga juta ton demikian," tambahnya.

Selain pengecekan kualitas, pengawasan terhadap gudang sewa juga dilakukan secara ketat. Tidak hanya petugas Bulang, anggota Babinsa juga dilibatkan untuk memastikan kualitas beras tetap terjaga hingga disalurkan kepada masyarakat.

Menurut Rizal, kondisi melimpahnya stok beras ini sekaligus menjawab keraguan yang kerap muncul terkait ketersediaan pangan nasional. Ia memastikan ke depannya pasokan akan terus mengandalkan hasil panen petani lokal demi menjaga keberlanjutan swasembada pangan.

Tags

Terkini