• Selasa, 13 Oktober 2026

Kala 'Konten Kreator' Jadi Kadisparbudpora, Sanggupkah Dongkrak Geliat Pariwisata Sumedang?

Photo Author
Redaksi Tahu Ekspres, TahuEkspres.com
- Senin, 21 September 2026 | 11:08 WIB

SUMEDANG — Wuddan Lukmanul Hakim kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang. Ia sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekretariat Daerah Sumedang.

Wuddan dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Gedung Negara Sumedang, Jumat (18/9).

Selain rekam jejaknya sebagai pejabat pemerintahan, Wuddan juga dikenal aktif menggunakan media sosial. Akun Instagram pribadinya, @wuddanlukmanulhakim, memiliki sekitar 50,9 ribu pengikut.

Kini, aktivitasnya di media sosial akan berhadapan dengan tantangan yang lebih besar. Ia dituntut mendorong perkembangan pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Sumedang.

Wuddan mengatakan sejumlah program akan menjadi fokusnya selama memimpin Disparbudpora. Salah satunya memperkuat promosi pariwisata melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Yang jelas akan memajukan pariwisata, kebudayaan, ekraf, pemuda dan olahraga," kata Wuddan.

Untuk sektor pariwisata, Wuddan menyebut pihaknya akan bersinergi dengan komunitas wisata, termasuk PHRI, Asita, dan konten kreator. Pemkab juga akan mendorong pembuatan paket wisata serta barcode informasi wisata dan kuliner di rumah makan maupun hotel.

Di bidang kebudayaan, ia menyiapkan penguatan ekosistem budaya Kasumedangan, festival budaya, digitalisasi seni dan budaya, serta inventarisasi warisan budaya takbenda.

Sementara itu, di sektor olahraga, salah satu agenda yang disebut Wuddan ialah penyelenggaraan Sumedang Heritage 10K.

Aktivitas Wuddan di media sosial dapat menjadi salah satu modal komunikasi untuk memperkenalkan destinasi dan agenda wisata Sumedang kepada publik. Namun, jumlah pengikut maupun intensitas membuat konten belum otomatis menjamin meningkatnya kunjungan wisatawan.

Efektivitasnya tetap bergantung pada bagaimana media sosial tersebut diintegrasikan dengan promosi destinasi, paket wisata, informasi yang mudah diakses, serta kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata.

Lantas, apakah pejabat yang aktif di media sosial dan akrab dengan dunia konten tersebut mampu membawa perubahan nyata bagi geliat pariwisata Sumedang? Jawabannya akan terlihat dari program dan hasil yang dihasilkan Wuddan selama memimpin Disparbudpora.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Tahu Ekspres

Tags

Terkini

X