• Selasa, 13 Oktober 2026

BPBD Sumedang Terjunkan Tim PVMBG, Teliti Tersumbatnya Saluran Air di Area Disposal Tol Cisumdawu

Photo Author
Alan Dahlan, TahuEkspres.com
- Senin, 3 April 2023 | 15:16 WIB
Tim BPBD Sumedang dan PVMBG saat meninjau lokasi tersumbatnya saluran air di area disposal Tol Cisumdawu Rancakalong Sumedang Jabar. (FOTO: dok BPBD Sumedang)
Tim BPBD Sumedang dan PVMBG saat meninjau lokasi tersumbatnya saluran air di area disposal Tol Cisumdawu Rancakalong Sumedang Jabar. (FOTO: dok BPBD Sumedang)

TAHUEKSPRES, SUMEDANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang terjunkan tim dari
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna melakukan penelitian genangan air akibat tersumbatnya saluran air oleh disposal proyek Tol Cisumdawu di Dusun Cihamerang Desa Sukasirnarasa Rancakalong Sumedang Jawa Barat (Jabar), Senin (3/4/2023).

Akibat tersumbatnya saluran air oleh Disposal Tol Cisumdawu tersebut, membuat lahan pertanian seluas kurang lebih 6 hektare milik warga setempat tergenang air.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang Atang Sutarno mengatakan, genangan air akibat disposal Tol Cisumdawu itu telah mengakibatkan gagal panen para pemilik lahan. Bahkan, berpotensi juga terjadi longsor dan mengancam penduduk sekitarnya.

"Kondisi ini sebenarnya sudah lama, dan kami juga telah beberapakali berkoordinasi dengan pihak Satker untuk penanganannya," ucap Atang.

Olehsebab itu, imbuh Atang, pihaknya meminta kepada tim PVMBG untuk melakukan kajian terhadap kondisi Disposal di lokasi tersebut.

"Pada hari Sabtu kemarin, kebetulan ada tim dari PVMBG yang melakukan kajian terhadap tanah di Perumahan Griya Sampurna Cimanggung. Jadi mumpung ada di Sumedang, kami meminta untuk sekaligus mengkaji tanah Disposal itu," ujar Atang.

"Untuk langkah selanjutnya, kami masih menunggu hasil kajian dari PVMBG," tambahnya.

Atang memastikan, bila BPBD Kabupaten Sumedang telah meminta Satker tol Cisumdawu untuk mencari solusi dan langkah tepat mengatasi agar dampak dari disposal agar tidak terjadi bencana longsor.

"Kami juga merekomendasikan ke pihak Satker Tol untuk segera melakukan penanganan darurat dan permanen, karena berpotensi longsor dan mengancam penduduk setempat," tuturnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Alan Dahlan

Tags

Terkini

X