Rumah produksi ini telah membuat 120 judul film sejak tahun 2022 dan berhasil meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. Ada sekitar 10 ribu pengguna yang telah bergabung dan menjadi anggota situs yang dikelola oleh para tersangka. Mereka ditawarkan tarif bervariasi untuk menonton film dewasa di situs tersebut.