• Selasa, 13 Oktober 2026

Data Stunting Kemenkes RI dan Pemkab Sumedang Jomplang, Ini Penjelasannya

Photo Author
Mamat Munandar, TahuEkspres.com
- Rabu, 8 Februari 2023 | 06:17 WIB
Tampilan data stunting hasil survei SSGI Kemenkes RI di Jawa Barat Tahun 2022. (Foto : Tangkapan Layar Buku Saku SSGI 2022 Kemenkes RI)
Tampilan data stunting hasil survei SSGI Kemenkes RI di Jawa Barat Tahun 2022. (Foto : Tangkapan Layar Buku Saku SSGI 2022 Kemenkes RI)



-
Tampilan data stunting hasil survei SSGI Kemenkes RI di Jawa Barat Tahun 2022. (Foto : Tangkapan Layar Buku Saku SSGI 2022 Kemenkes RI)

Artinya, data stunting di Kabupaten Sumedang mengalami kenaikan 5,6% dari tahun sebelumnya, bahkan Tahun 2022 tertinggi di Jawa Barat.


Adapun survei SSGI di Sumedang dilaksanakan pada 579 rumah tangga, 633 balita, 25 kecamatan, dan 66 desa. Proporsi umur balita sampel SSGI sebagian besar adalah balita umur 24-59 bulan sebesar 76,31% sedangkan balita umur 0-23 bulan sebesar 23,69%.


Untuk diketahui, survei SSGI merupakan survei berskala nasional yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan status gizi balita (stunting, wasting, dan underweight) tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.


Dilaksanakan oleh Badan Kebijakan dan Pembangunan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Biro Pusat Statistik (BPS) dan didukung oleh Sekretariat Wakil Presiden RI.


Saat ini, pelaksanaan SSGI menjadi amanat Perpres No. 72 Tahun 2021 dimana Kementerian Kesehatan bertanggung jawab untuk mempublikasikan data prevalensi stunting kabupaten/kota setiap tahunnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Mamat Munandar

Tags

Terkini

Ujungjaya Juara Turnamen Voli Piala Kapolres Sumedang

Senin, 28 September 2026 | 17:53 WIB
X