SUMEDANG — Sebanyak 1.523 atlet mengikuti Pekan Olahraga (POR) PGRI Kabupaten Sumedang 2026 yang resmi dibuka Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di GOR Tadjimalela, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya meningkatkan kebugaran dan memperkuat sportivitas di kalangan guru.
Dony mengapresiasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumedang yang menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, POR PGRI menunjukkan bahwa organisasi profesi guru itu tetap aktif dan menjalankan berbagai kegiatan positif.
"POR PGRI ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarguru, menumbuhkan kebiasaan berolahraga, menyalurkan hobi dan bakat di bidang olahraga, serta memperkuat sportivitas dan kebersamaan di antara para guru," tutur Dony.
Ia menegaskan, guru harus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan contoh positif bagi peserta didik. Nilai kejujuran, disiplin, kerja sama, serta sikap menghargai orang lain, kata dia, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.
Dony juga mengajak para guru menjadikan olahraga sebagai gaya hidup untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Dengan kondisi tubuh yang sehat, ia berharap guru dapat menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa secara optimal.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sumedang Pepen Supendi menjelaskan, POR PGRI 2026 bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani anggota, mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta menggali potensi dan bakat guru di bidang olahraga.
Panitia mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni bola voli di GOR Tadjimalela, bulu tangkis di GOR Setia, tenis meja di GOR Kopti, dan catur di Kampus SMPN 5 Sumedang.
"Melalui POR PGRI 2026, diharapkan kebersamaan dan solidaritas para guru semakin kuat sehingga dapat menjadi energi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memajukan Kabupaten Sumedang," pungkas Pepen.