• Selasa, 13 Oktober 2026

Calon Kades Gen Z, Rafly Muhammad Pasha Usung Tagline Wibawa Sastra Raharja di Pilkades Panyindangan Buahdua

Photo Author
Ridwan Marwansyah, TahuEkspres.com
- Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:22 WIB
Calon Kepala Desa Panyindangan nomor urut 2, Rafly Muhammad Pasha atau yang akrab disapa Pasha (Foto : Istimewa)
Calon Kepala Desa Panyindangan nomor urut 2, Rafly Muhammad Pasha atau yang akrab disapa Pasha (Foto : Istimewa)

Sumedang — Calon Kepala Desa Panyindangan nomor urut 2, Rafly Muhammad Pasha atau yang akrab disapa Pasha mengusung visi "Wibawa Sastra Raharja" dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Panyindangan, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang.



Visi tersebut memiliki tagline "Berwibawa Pemerintahannya, Unggul Pengetahuannya, dan Sejahtera Warganya". Rafly mengatakan visi itu menjadi landasan sejumlah program yang ditawarkannya kepada masyarakat Panyindangan.

Pasha yang merupakan cakades berumur 25 tahun tersebut menjelaskan, "Wibawa Sastra Raharja" merupakan gabungan kata dalam bahasa Sanskerta atau Jawa Kuno yang memiliki makna kiasan mengenai kewibawaan, ilmu atau kebijakan, serta kesejahteraan dan keselamatan bersama.

"Berwibawa Pemerintahannya, Unggul Pengetahuannya, dan Sejahtera Warganya," kata Pasha kepada Tahu Ekspres, Rabu (7/10/2026).

Pasha menawarkan lima fokus program. Pertama, penguatan industri pertanian melalui pengolahan hasil panen agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Ia mengatakan hasil pertanian warga tidak hanya akan dijual dalam bentuk mentah. Menurutnya, BUMDes akan didorong untuk mengolah hasil pertanian tersebut.

"Panen melimpah warga Panyindangan tak boleh lagi cuma dijual mentah. Lewat BUMDes, hasil tani kita olah agar punya nilai jual tinggi! Pemerintah Desa juga akan pasang badan mengawal langsung proposal kelompok tani sampai ke Kabupaten Sumedang hingga Kementerian," ujar Pasha.

Program kedua yang ditawarkan adalah pemerataan pembangunan infrastruktur desa. Rafly menyebut pembangunan dan pemeliharaan jalan serta saluran air tidak boleh hanya terpusat di satu wilayah.

"Pembangunan dan pemeliharaan jalan atau saluran air tidak boleh menumpuk di satu tempat, tapi dibagi adil di 6 Dusun," katanya.

Pasha juga menyampaikan pengerjaan fisik skala kecil akan melibatkan masyarakat sekitar. Dengan demikian, menurut dia, anggaran pembangunan desa dapat ikut menggerakkan perekonomian warga.

Program ketiga berkaitan dengan transformasi digital pelayanan publik. Rafly mengatakan pengurusan surat desa akan diarahkan menggunakan layanan digital yang dapat diakses selama 24 jam.

"Urus surat desa bakal sat-set 24 jam via digital, sekali klik langsung beres dan setiap minggu sebelum sholat Jumat, Pemdes akan umumkan laporan kinerja secara terbuka. Informasi terang benderang, rakyat dan pemerintah tanpa sekat," ujarnya.

Selain pelayanan publik, Pasha memasukkan kesejahteraan sosial dan peningkatan sumber daya manusia dalam program keempatnya.

Ia menyebut ibu hamil dan bayi yang berisiko mengalami berat badan lahir rendah (BBLR) akan menjadi perhatian melalui pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi dan pendampingan rujukan kesehatan.

"Selain itu, anak muda Panyindangan dibekali skill digital dan organisasi untuk jadi mesin utama inovasi desa," katanya.

Program kelima yang ditawarkan Pasha adalah akses terpadu dan partisipasi warga. Salah satunya melalui verifikasi ulang data penerima BLT dan bantuan sosial.

"Data BLT dan Bansos diverifikasi ulang secara terbuka bersama RT, RW, dan BPD agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak," kata Pasha.

Ia juga menawarkan forum dialog rutin dengan warga melalui "Forum Ngopi Bareng Kades" yang akan digelar di enam dusun.

"Ditambah Forum Ngopi Bareng Kades rutin di 6 dusun untuk menyerap aspirasi warga secara langsung," ujarnya.

Pasha mengatakan keseluruhan program tersebut merupakan bagian dari visi yang ia tawarkan untuk membangun pemerintahan desa yang transparan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta mendorong kesejahteraan warga Panyindangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Marwansyah

Tags

Terkini

Terpopuler

X