Sumedang - Grup Facebook yang diduga berisi perkumpulan sesama jenis menghebohkan jagat media sosial Sumedang. Keberadaan grup itu kini viral dan jadi perbincangan warganet.
Setidaknya ada grup bernama 'GAY SUMEDANG, WADO, CIMUNGKAL, LEMAH SUGIH, DAN SEKITARNYA' serta 'gay bandung sumedang'. Jumlah anggota di dalam grup tersebut pun beragam, ada yang ratusan anggota, bahkan ada pula yang mencapai 3 ribu lebih anggota.
Mirisnya, di dalam grup tersebut terlihat beberapa akun secara terbuka menawarkan diri dan mencantumkan lokasi untuk bertemu sesama anggota.
Merespons hal ini, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengaku prihatin. Ia mengecam keras jika grup tersebut benar berada di wilayah Sumedang.
“Terkait media sosial, ramai soal Facebook dan isu LGBT, kami sangat prihatin dan mengecam keras. Hal-hal seperti itu tidak mendidik dan tidak baik bagi masa depan anak-anak,” ujar Dony, Selasa (23/6/2026).
Dony menyatakan pihaknya akan mencari tahu dan memverifikasi kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti, ia akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk cyber dan Diskominfo.
“Ini fenomena yang harus kita atasi bersama. Pemerintah akan menindaklanjuti dan mengecek informasi yang beredar, termasuk koordinasi dengan cyber dan Diskominfo. Jika benar, tentu akan kami kecam, tetapi tetap harus diverifikasi terlebih dahulu,” katanya.
Bupati juga mengimbau seluruh elemen masyarakat Sumedang ikut berpartisipasi menghilangkan kegiatan menyimpang. Ia menekankan pentingnya memperkuat akhlak, iman, dan takwa dari keluarga sebagai pondasi utama.
“Jangan sampai hal tersebut menyebar luas. Pendidikan moral dan keagamaan harus terus ditingkatkan. Fondasi utama adalah keluarga. Jika keluarga kuat, maka anak-anak akan baik dan negara akan kuat,” Tuturnya.