• Selasa, 13 Oktober 2026

Tol Cisumdawu Alami Retakan 80 Meter, Demi Kenyamanan, PT CKJT Akan Berlakukan Contra Flow

Photo Author
G'jodt, TahuEkspres.com
- Selasa, 7 April 2026 | 17:24 WIB
Anggota PJR Tol Cisumdawu Tampak Sedang Lakukan Pemindahan Pembatas Jalan, Selasa (07/04/2026) sore.
Anggota PJR Tol Cisumdawu Tampak Sedang Lakukan Pemindahan Pembatas Jalan, Selasa (07/04/2026) sore.

Sumedang - Ruas Tol Cisumdawu mengalami retakan sepanjang sekitar 80 meter di KM 207, sehingga pengelola akan memberlakukan sistem contra flow di jalur B (arah ke Bandung). Kebijakan ini diambil untuk mendukung proses perbaikan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) dalam keterangan resminya menyebutkan, retakan terjadi di KM 207+300 hingga KM 207+400 dan dipicu oleh beberapa faktor, termasuk curah hujan tinggi serta kondisi tanah yang masih dalam kajian teknis. Meski demikian, ruas jalan tersebut masih dinyatakan aman dan laik dilalui dengan pengaturan lalu lintas khusus.

Direktur Utama PT CKJT, Agustinus Sudrajat, menjelaskan bahwa langkah cepat telah dilakukan untuk menangani kondisi tersebut, baik penanganan sementara maupun jangka panjang.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Saat ini dilakukan pengalihan lalu lintas dan akan diberlakukan contra flow di jalur B arah Bandung dari KM 206+125 hingga KM 208+200,” ujarnya.

Penerapan contra flow ini memungkinkan kendaraan dari dua arah berbagi satu jalur, khususnya di area terdampak. Sistem ini direncanakan berlaku selama 24 jam selama proses perbaikan berlangsung, yang diperkirakan memakan waktu hingga beberapa bulan.

Sejumlah langkah penanganan sementara telah dilakukan, seperti penutupan retakan menggunakan aspal (joint sealant), pemasangan terpal untuk mencegah air masuk, serta pemasangan rambu peringatan. Selain itu, investigasi teknis juga melibatkan konsultan ahli untuk mengidentifikasi pergerakan tanah menggunakan alat seperti inklinometer dan theodolite.

Untuk penanganan jangka panjang, CKJT merencanakan penguatan struktur dengan metode bore pile hingga kedalaman sekitar 30 meter sepanjang kurang lebih 100 meter di titik terdampak.

Seiring dengan pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut, pihak tol mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi area retakan.

Pengguna jalan disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan di kisaran 40–50 km/jam, mengingat kondisi jalan yang menurun, khususnya pada arah Bandung menuju Cirebon, karena dinilai cukup berisiko.

Selain itu, pengendara diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari potensi kecelakaan.

CKJT juga memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif di lokasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas di Tol Cisumdawu selama masa perbaikan berlangsung.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: G'jodt

Tags

Terkini

X