peristiwa

Kamar Santri dan Aula Pesantren di Sumedang Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 800 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:25 WIB
Potret Aula Pondok Pesantren AN-NUR, yang habis dilahap si jago merah, Minggu Siang. (Foto-G'Jodt)

Sumedang — Sebuah pondok pesantren di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dilalap si jago merah pada Minggu (18/10/2026) siang. Kebakaran menghanguskan satu kamar santri dan aula di Pondok Pesantren An-Nur, Jalan Hegar Manah No. 3, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api bermula dari kamar santri yang berada di pojokan belakang aula, lalu merambat ke atap aula melalui pohon bambu di sekitar bangunan. Cuaca yang panas dan hembusan angin kencang membuat api dengan cepat melalap bagian atap bangunan.

"Arah sana terus merembet karena mungkin sekarang kan lagi musim kemarau, panasnya tinggi, tertiup angin dengan begitu cepatnya api menuju aula gitu," ujar Hasrul Billah, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur.

Petugas pemadam kebakaran segera bergerak ke lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki air milik BPBD Sumedang dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih dan baru sepenuhnya terkendali pada siang hari.

"Selang kecil, banyak yang bocor. Satu jam lebih. Laporan awal kita masuk jam sebelas. Sekarang masih proses pendinginan, sudah terkendali aman, masih ada asap sedikit-sedikit," kata Komandan Regu Damkar Sumedang, Nugraha Ajut.

Kendati bangunan porak-poranda, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Kalau dihitung secara material mungkin lebih, sekitar 800 jutaan mungkin," tambah Hasrul.

Saat ini, petugas masih melakukan pemantauan di lokasi untuk mencegah api berkobar kembali. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penelusuran pihak terkait.*

Terkini