olahraga

Bupati Dony Buka Liga Santri Mini Soccer 2026, Tekankan Pentingnya Ukhuwah dan Sportivitas

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:44 WIB
FOTO BERSAMA: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, saat acara pembukaan turnamen mininsocer. Senin 19 Oktober 2026.(Foto-Ist)

 

Sumedang — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir membuka resmi Liga Santri Mini Soccer 2026 di Cikandung Soccer Field, Kecamatan Cimalaka, Senin (19/10/2026). 

Kompetisi yang digelar PCNU Kabupaten Sumedang ini menjadi bagian rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan diikuti 32 pondok pesantren se-Kabupaten Sumedang.

Bupati Dony mengapresiasi inisiatif PCNU yang terus menghadirkan kegiatan bermakna bagi santri dan masyarakat. Menurutnya, Liga Santri Mini Soccer bukan sekadar ajang bertanding, melainkan ruang untuk memperkuat persaudaraan, mengembangkan bakat, membudayakan hidup sehat, dan menanamkan sportivitas.

"Ini menunjukkan organisasi PCNU semakin hidup dan kreatif. Panitia terus menghadirkan kegiatan yang lebih baik dan bermakna," ujar Dony.

Ia menegaskan empat hal utama dari kegiatan ini: menjadi ajang silaturahmi antarsantri, wadah mengembangkan minat dan bakat olahraga, mendorong hidup sehat, serta menumbuhkan sportivitas.

Selain urusan lapangan hijau, Bupati juga mengingatkan para santri agar senantiasa mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, tanpa harus menunggu lulus dari pesantren.

"Ilmunya diperoleh, keberkahannya dirasakan, dan yang paling penting, ilmu tersebut diamalkan. Ketika sudah memahami bahwa kita harus bermanfaat bagi orang lain dan berakhlak baik, langsung praktikkan," pesannya.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas, menjelaskan kompetisi ini diselenggarakan untuk santri berusia hingga 17 tahun dan merupakan edisi perdana. Meski digelar turnamen, target utamanya bukan trofi semata.

"Pesan utama Liga Santri ini bukan sekadar mencari gol atau memenangkan pertandingan. Yang paling utama adalah memperkuat silaturahmi dan persaudaraan antarsantri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sumedang," tegas Ayi.

Diharapkan, dari kompetisi ini tak hanya lahir pemain berbakat, tetapi juga santri yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia, serta saling bersaudara lintas pondok pesantren.

Tags

Terkini